tersebut membeli gerobak untuk berjuaalan dengan perincian sebagai berikut. beli roda
rp300.000,00., gerobak rp400.000,00., atap gerobak250.000,00., dan cat untuk gerobak
rp100.000,00. biaya pembelian bahan cireng yaitu minyak goreng rp50.000,00., kelapa
tuarp45.000,00., bumbu-bumbu rp250.000,00. jika harga jual cireng perunit rp8.000,00.
hitunglah.
a. perkiraan omzet jual cireng pada saat usaha penjualan cireng pada titik pulang pokok
atau bep.
b. perkiraan omzet jual cireng pada saat usaha penjualan cireng perunit laba 20% dari
harga jual pada titik pulang pokok atau bep.
Jawaban:
a. 175 b.210
Penjelasan dengan langkah-langkah:
iketahui :
• Biaya pembelian tempat jualan
Beli roda + Gerobak + Atap gerobak + Cat untuk gerobak = Rp300.000,00 + Rp400.000,00 + Rp250.000,00 + Rp100.000,00 = Rp1.050.000,00
• Biaya pembelian bahan Cireng yaitu:
minyak goreng + kelapa tua + = Rp50.000,00 + Rp45.000,00 + Rp250.000,00 = Rp345.000,00
• Harga jual cireng perunit = Rp8.000,00.
a) Ditanya : BEP =?
Jawab : BEP = (Biaya pembelian tempat jualan + Biaya pembelian bahan Cireng) ÷ Harga jual cireng perunit
BEP = (Rp1.050.000,00 + Rp345.000,00) ÷ Rp8.000,00 = Rp1.395.000,00 ÷ Rp8.000,00
BEP = 174,375 atau 175 omzet cireng
Jadi, Perkiraan omzet jual cireng agar usaha penjualan cireng pada titik pulang pokok
atau BEP sebanyak 175 omzet cireng.
b) Ditanya : BEP dgn Laba 20% = ?
Jawab :Rp Laba 20% = Total modal × 20% = Rp1.395.000,00 × 20% = Rp279.000,00
BEP dgn Laba 20% = (Total modal + Rp Laba 20%) ÷ Harga jual cireng perunit = (Rp1.395.000,00 + Rp279.000,00) ÷ Rp8.000,00 = Rp1.674.000,00 ÷ Rp8.000,00 = 209,25 atau 210 omzet cireng
Jadi, Perkiraan omzet jual cireng pada saat usaha penjualan cireng perunit laba 20% dari harga jual pada titik pulang pokok atau BEP adalah sebanyak 209,25 atau 210 omzet cireng.
[answer.2.content]